pasca@uinkhas.ac.id 0821-3993-3356

UIN KHAS Jember Bekali Mahasiswa Pascasarjana Pahami Pluralisme dan Moderasi Beragama

Home >Berita >UIN KHAS Jember Bekali Mahasiswa Pascasarjana Pahami Pluralisme dan Moderasi Beragama
Diposting : Sabtu, 18 Oct 2025, 19:53:20 | Dilihat : 52 kali
UIN KHAS Jember Bekali Mahasiswa Pascasarjana Pahami Pluralisme dan Moderasi Beragama


JEMBER,  - Program Studi (Prodi) Studi Islam Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember  menggelar Kegiatan Pengembangan Suasana Akademik bagi mahasiswa baru angkatan 2025.

Kegiatan penting ini berlangsung pada sesi siang hari, Jumat, 3 Oktober 2025, dan menjadi bagian dari orientasi akademik untuk mahasiswa jenjang magister.

 Mengangkat tema sentral “Pluralisme Agama di Indonesia”, acara ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman yang mendalam dan cara bersikap yang tepat di tengah keragaman masyarakat Indonesia.

 Sesi siang itu diisi oleh narasumber ahli, Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., yang memandu diskusi interaktif mengenai implementasi pluralisme di tanah air.

Prof. Fawaizul mengawali dengan meluruskan definisi pluralisme. “Pluralisme di sini bukan berarti semua agama adalah sama, akan tetapi bagaimana kita menyikapi keragaman keagamaan yang ada,” tegasnya.

Sebagai landasan bersikap, beliau memperkenalkan konsep Moderasi Beragama. Menurutnya, ini adalah sikap berada di tengah (bayna tharafayn), antara yang terlalu kaku dan yang terlalu longgar dalam menjalankan ajaran agama.

Lebih dalam, ia menjelaskan bahwa implementasi Moderasi Beragama bergerak pada ranah forum eksternum atau ekspresi di ruang publik, dan tidak mencampuri wilayah forum internum atau keyakinan personal setiap individu.

Para mahasiswa baru Pascasarjana UIN KHAS Jember merespon materi ini dengan sangat positif. Mereka aktif memberikan umpan balik dan melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan teori pluralisme dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari.

Sesi diskusi menjadi bukti bahwa topik pluralisme dan moderasi beragama sangat relevan bagi calon intelektual muslim dalam menghadapi tantangan zaman.

Sebagai penutup, Prof. Fawaizul Umam meninggalkan sebuah kutipan yang kuat, “Orang tidak boleh disalahkan karena ketidaktahuannya, namun orang boleh disalahkan karena kebohongannya,” yang menekankan pentingnya kejujuran intelektual.

 

Penulis : Rina Najiha

Editor : Kunzita Lazuardi

Berita Terbaru

S2 Studi Islam Siap Naik Kelas! Asesmen Lapangan Berlangsung Konstruktif
21 Feb 2026By oprpasca
Mahasiswa Magister Studi Islam Pascasarjana UIN KHAS Jember Mendapat Ijazah Sanad Kitab Riyadhus Sholihin di Sidoarjo
16 Feb 2026By oprpasca
Keren! Kurikulum Baru Prodi Magister Studi Islam Kini Lebih Adaptif dan Futuristik
02 Nov 2025By oprpasca

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;