S2 Studi Islam Siap Naik Kelas! Asesmen Lapangan Berlangsung Konstruktif
Jember – Program Studi Magister (S2) Studi Islam (SI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) akreditasi pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Ujian Terbuka Pascasarjana UIN KHAS Jember dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Asesmen lapangan ini merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi oleh BAN-PT yang bertujuan untuk mengonfirmasi kesesuaian data Laporan Evaluasi Diri (LED) serta memastikan mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi berjalan sesuai standar nasional pendidikan tinggi. Hadir sebagai asesor, Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag dari UIN Walisongo Semarang dan Dr. Akhmad Faozan, Lc., M.Ag dari UIN Saizu Purwokerto.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan agenda rutin lima tahunan yang telah menjadi bagian dari siklus penguatan mutu institusi. Ia menegaskan bahwa Prodi Studi Islam telah melakukan persiapan sejak awal pendiriannya. Melalui proses akreditasi ini, pihaknya ingin memperoleh kepastian bahwa standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat telah berjalan sesuai dengan ketentuan BAN-PT.
Lebih lanjut, beliau berharap akreditasi ini dapat memperkuat daya saing institusi di antara perguruan tinggi lain serta mendorong Pascasarjana agar semakin berdampak bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para asesor yang tidak hanya melakukan penilaian, tetapi juga memberikan bimbingan dan pendampingan. “Jika terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, kami siap melakukan pembenahan demi peningkatan kualitas,” tegasnya.
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian yang sangat penting dan substansial dalam proses akreditasi. Melalui kegiatan ini, asesor dapat memberikan masukan terhadap LED yang telah disubmit, termasuk bagian-bagian yang masih memerlukan koreksi, penguatan, maupun penyempurnaan.
Sementara itu, Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag. menjelaskan bahwa tim asesor akan melakukan konfirmasi atas data yang telah diajukan. Beberapa data yang kosong, kurang terbaca, atau belum lengkap akan diklarifikasi selama proses asesmen. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kualitas sumber daya manusia Pascasarjana UIN KHAS Jember. “Kita sama-sama dari PTKIN dan memiliki tugas yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam. SDM Pascasarjana UIN KHAS Jember luar biasa, sehingga kami optimis terhadap pengembangannya,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Akhmad Faozan, Lc., M.Ag. menyampaikan bahwa asesmen ini juga menjadi ruang berbagi untuk meningkatkan mutu program studi. Ia menambahkan bahwa mungkin terdapat data tambahan yang belum masuk atau isian yang masih kurang, dan hal tersebut akan dibahas bersama guna memperkuat kualitas Prodi Studi Islam ke depan.
Kegiatan asesmen lapangan berlangsung secara konstruktif dan dialogis. Seluruh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta stakeholder turut terlibat aktif dalam sesi klarifikasi dan diskusi. Diharapkan melalui proses ini, Prodi Magister Studi Islam Pascasarjana UIN KHAS Jember semakin mantap dalam tata kelola, mutu akademik, serta kontribusinya bagi pengembangan studi Islam dan pemberdayaan masyarakat.
Penulis: Laili Salimah



