Gali Kearifan Lokal, Mahasiswa Baru Pascasarjana UIN KHAS Jember Bahas Tradisi Keagamaan
JEMBER-Program Studi (Prodi) Studi Islam Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Kegiatan Pengembangan Suasana Akademik bagi mahasiswa baru angkatan 2025 pada Jumat (3/10/2025) pagi.
Mengusung tema “Tradisi Keagamaan Lokal”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai praktik keberagamaan yang hidup di tengah masyarakat. Acara ini menjadi forum penting untuk mendiskusikan bagaimana Islam berdialog secara harmonis dengan budaya lokal.
Pagi itu, forum diisi oleh Prof. Dr. Fawaizul Umam, M.Ag., yang memandu sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Beliau mengajak mahasiswa untuk menggali lebih dalam bagaimana keberagamaan dipraktikkan oleh masyarakat lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam diskusinya, Prof. Fawaizul menekankan pentingnya sikap toleransi dan penghormatan terhadap tradisi. Beliau menjelaskan prinsip utama dalam interaksi agama dan budaya, yaitu “penerimaan yang ramah terhadap budaya lokal sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama.”
Sesi ini memantik semangat kritis para mahasiswa baru. Mereka tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi aktif melontarkan pertanyaan dan pandangan yang relevan, menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami dinamika agama di lingkungan sekitar mereka.
Diskusi menjadi semakin hidup ketika para mahasiswa mulai mengaitkan tradisi keagamaan lokal dengan berbagai fenomena sosial yang terjadi saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dan berhasil menyentuh realitas yang mereka hadapi.
Kegiatan pagi itu berhasil menciptakan suasana akademik yang dialogis dan terbuka. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis tentang bagaimana ajaran agama dan kearifan lokal dapat berjalan beriringan dalam bingkai keindonesiaan.
Penulis : Rina Najiha
Editor : Kunzita Lazuardi




